BCA Ungkap Sebab Anjloknya Laba Bersih Selama Semester I/2020

2020-07-29 12:59:02

Cashcash Pro Blog – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah mengumumkan laba bersih yang diperolehnya yang mengalami penurunan selama semester pertama 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Selama periode tersebut, BCA mengantongi laba bersih sebesar Rp 12,24 triliun. Laba bersih BCA ini turun sebanyak 4,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu pada angka Rp 12,86 triliun.

Terkait penurunan laba bersih perusahaannya, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja penyebab turunnya laba bersih BCA adalah melorotnya laju pertumbuhan kredit kendaraan bermotor.

"Kemarin drop ke titik nadir," kata Jahja dalam konferensi pers virtual pada Senin kemarin dikutip dari Tempo, Rabu (29/7/2020).

Normalnya, BCA disebutkan bisa menyalurkan kredit kendaraan bermotor Rp 2,5 – 3 triliun per bulan. Tapi beberapa waktu terakhir, mereka hanya mampu menyalurkan kredit sebesar Rp 200 – 300 miliar per bulan.

Kendati begitu, Jahja mengatakan kinerja keuangan bank yang dipimpinnya selama periode tersebut masih cukup soid. "Terutama di tengah pandemi Covid-19 ini," ujar dia.

Sebagai informasi, BCA mencatat penyaluran kredit kendaraan bermotor selama semester pertama 2020 turun 11,9 persen menjadi Rp 42 triliun. Bandingkan dengan tahun kemarin, kredit kendaraan bermotornya hanya turun 1,5 persen menjadi Rp 48,2 triliun.

Namun secara keseluruhan, permintaan kredit di BCA diklaim masih tumbuh di tengah Covid-19 ini. Selama periode tersebut, portofolio kredit BCA naik 5,3 persen menjadi Rp 595,1 triliun.

Jahja pun optimistis kinerja keuangan BCA ke depan akan lebih baik. Ini seiring dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah mulai memasuki masa transisi. Dia pun berharap penyaluran kredit kendaraan bermotor ini bisa naik 50 – 60 persen dari kondisi normal.

Foto: CBNC Indonesia

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera