Bantu Petani Kopi, BCA Resmikan Griya Kopi Doesoen Sirap di Semarang

2019-09-09 11:04:01

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sangat mendukung pengembangan dan pembinaan pelaku usaha sektor industri kopi Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan diresmikannya Griya Kopi Doesoen Sirap di Semarang.

Peresmian Griya Kopi Doesoen Sirap tersebut digelar pada Minggu kemarin. Dengan adanya griya kopi tersebut, Desa Sirap menjadi lokasi penanaman, penjualan kopi sekaligus tempat wisata.

Dalam kesempatan itu, Komisaris BCA Cyrillus Harinowo mengatakan, Desa Sirap mempunyai potensi besar untuk diperluas usahanya sehingga bisa meningkatkan pendapatan petani dan mengembangkan ekonomi desa.

"Desa Sirap ini punya potensi sebagai Desa Wisata sehingga harus dikembangkan dulu kualitasnya. Kemudian dibranding dengan bagus supaya bisa bersaing dengan kopi Kapal Api," kata Cyrillus dikutip dari Kontan.co.id, Senin (9/9/2019).

Tidak saja meresmikan griya kopi, BCA juga mengembangkan Desa Sirap dengan berbagai upaya, seperti pemberian bantuan dana dan pelatihan pengembangan desa wisata. Di antaranya, wisata jalur pendakian dan tempat edukasi kopi ke masyarakat.

Sebagai informasi, ada 80 kepala keluarga (KK) yang menempati Desa Sirap. Sebagian besarnya yakni 80 persen penduduk bekerja sebagai petani kopi dan sisanya bekerja sebagai pedagang dan buruh.

Menurut Ketua Kelompok Petani Rahayu Empat Desa Kelurahan Ngadiyanto, petani dalam setahun menghasilkan total 1.200 ton grean bean kopi kering pada 2018. Jumlah tersebut berasal dari 16 kelompok petani, yang masing-masing terdiri dari 30 orang.

Adapun mayoritas jenis kopi yang dihasilkan adalah robusta karena sesuai geografis sekitar. Sedangkan lainnya adalah kopi arabika dengan jumlah 0,5 persen dari total 35 hektar lahan kopi.

Sebanyak 25 persen dari total produksi hasil biji kopi kering tersebut lantas didistribusi ke eksportir PT Taman Delta Indonesia untuk diekspor ke Jepang, Korea Selatan, China dan Arab. Sisa produksi didistribusikan ke pasar ritel seperti kedai kopi.

 

Foto: Wartaekonomi.co.id

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera