Bos BCA: Lebih dari 100 Ribu Nasabah Ajukan Restrukturisasi KPR & KKB

2020-06-26 13:49:32

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) mengungkapkan bahwa ratusan ribu nasabahnya sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor telah mengajukan restrukturisai kredit.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja jumlah nasabah yang mengajukan restrukturisasi mencapai lebih dari 100 ribu. Namun secara jumlah nominal kredit, nilai restrukturisasi dari korporasi masih lebih besar dibanding KPR.

"Kalau dari rupiah dari korporasi lebih banyak walau cuma beberapa ratus, tapi cukup besar. Nasabah seperti tadi. KPR dan KKB 100 ribu totalnya," kata dia dikutip dari Tempo di acara Ngobrol @Tempo bertema Tantangan Baru dan Strategi Untuk Terus Tumbuh, Kamis kemarin (26/6/2020).

Lebih rinci, Jahja mengatakan pihaknya mencatat keseluruhan nasabah dua sektor consumer itu mencapai sekitar 253 ribu.

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur BCA Suwignyo Budiman mengakui pandemi virus Corona telah mempengaruhi bisnis BCA. Saat ini disebutkan terdapat 18 persen nasabah sudah mengajukan restrukturisasi.

"Namun secara keseluruhan kondisi BCA masih bagus. Walaupun dengan adanya restrukturisasi dan permintaan kredit yang melemah," ungkap dia.

Dia melanjutkan pada kredit kendaraan bermotor saat ini hampir 90 ribu nasabah yang meminta pelonggaran untuk restrukturisasi.

Menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini ada 6 jutaan debitur yang sudah direstrukturisasi. OJK melihat saat ini kondisi Perbankan sudah punya mampu mengatisipasi dampak krisis, karena sudah memiliki pengalaman menghadapi krisis sebelumnya.

"Dengan stimulus dan restrukturisasi, saya rasa ini kita yakin bank-bank bisa mengatasinya dengan baik," kata Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Teguh Supangkat.


Foto: Bisnis.com

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera