Ini Strategi BCA dalam Mengikuti Perubahan Zaman Digital

2019-07-18 15:16:26

PT Bank Central Asia Tbk enggan diam diri melihat perkembangan dunia digital yang pesat saat ini. Perubahan zaman yang mengarah ke digital dihadapi BCA dengan menghadirkan berbagai layanan perbankannya dalam bentuk platform digital.

Kendati begitu, Direktur BCA Santoso di acara Dialog Budaya Nusantara dan Anugerah Nusantara Award di Jakarta Rabu kemarin mengatakan, BCA juga masih menyediakan layanan offline di cabang-cabang miliknya. Pasalnya, tidak semua nasabah BCA merupakan kaum milenial.

"BCA melayani dari yang milenial sampai yang kolonial. Yang namanya market ke arah usia lanjut, cenderung datang ke cabang. Tapi kalau yang sudah pakai digital enggak mau datang ke cabang. Itu yang harus kita imbangi," katanya dikutip Kompas, Kamis (18/7/2019).

Dia melanjutkan bahwa BCA akan memantau sejauh mana populasi milenial dan generasi sebelumnya berkembang. Itu perlu dilakukan BCA dalam upaya untuk terus bisa menghadapi tantangan zaman.

BCA juga disebutkan mulai mengenalkan penggunaan platform digital yang sederhana, seperti setor uang melalui ATM, kepada para nasabahnya yang datang ke cabang-cabang BCA.

"Kita akan memantau sejauh mana populasinya berkembang. Di cabang pun bukan berarti enggak dikenalkan digital. Tetap kita kenalkan digital tapi yang simpel-simpel. Seperti penyetoran uang ternyata juga bisa di ATM lho," ungkap Santoso.

Tidak berhenti sampai di situ, Santoso menyebutkan bahwa BCA juga akan memberikan pelatihan soal akun-akun virtual untuk belanja produk BCA dan sebagainya kepada para nasabah. Namun BCA tidak akan memaksakan nasabah.

"Kita melatih konsumen tapi tidak memaksakan," tuturnya.

Lembaga keuangan seperti perbankan tidak luput dari dampak perubahan ekosistem ke arah modernisasi. Dampak yang paling terasa adalah sedikitnya cabang yang dibuka BCA. Dulu disebutkan bisa mencapai 40 cabang, namun sekarang kurang dari 20 cabang.

 

Foto: Tirto.id

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera