Virus Corona Mewabah, BCA Hong Kong dan Singapura Tetap Beroperasi

2020-02-14 14:28:47

Wabah virus Corona (CODIV-19) saat ini masih merebak di Tiongkok dan sejumlah negara lainnya sehingga diklaim mengganggu stabilitas ekonomi dunia. Namun PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan kantor cabangnya di luar negeri tetap beroperasi.

Bank swasta terbesar di Tanah Air ini menyatakan bahwa jadwal operasional kantor cabangnya di Hong Kong dan Singapura masih beroperasi seperti biasa. Komunikasi dengan para karyawannya di sana terus dilakukan.

"Sejauh ini kita masih beroperasi, kita terus berkomunikasi dengan teman-teman yang beroperasi di luar Indonesia," kata Vice President Secretariat dan Corporate Communication BCA Hera F Haryn, di Jakarta Pusat, dikutip dari Tribunnews, Jumat (14/2/2020).

Untuk diketahui banyak negara, termasuk Indonesia, yang menjadi mitra dagang Tiongkok, saat ini tengah memberlakukan pembatasan pasokan produk yang berasal dari negara berpopulasi 1,3 miliar orang tersebut.

Sebabnya adalah wabah virus Corona yang terus menyebar ke seluruh dunia. "Yang menurut kita pasti terdampak ketika sebuah ekonomi terbesar kedua di dunia semacam Tiongkok (China) itu diisolasi," lanjut Hera.

Dia menilai pembatasan rantai pasokan yang merupakan salah satu penopang ekonomi Tiongkok bakal berdampak pada sektor lainnya, termasuk sektor perbankan.

"Maka supply chain di dunia pasti akan bergeser dan memberikan dampak," bilang Hera.

Adapun dampak yang disebabkan oleh virus Corona terhadap operasional kantor cabang milik BCA di luar negeri, dia mengungkapkan pihaknya belum melakukan penghitungan seberapa besar dampaknya.

"Sejauh ini kembali saya jelaskan, belum ada hitungan persis sebagaimana virus ini akan berdampak ke bisnis perbankan, khususnya BCA," tutup Hera.


Foto: Goldenrama.com

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera