Akibat Pandemi, Dana Rp 1.200 Triliun di BRI Mengendap

2020-11-26 14:09:27

Cashcash Pro – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengakui permintaan kredit dari masyarakat mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Imbasnya terjadi pengendapan dana bank yang sangat besar dan tidak tersalurkan.

Direktur Utama BRI Sunarso mencatat nilai pengendapan dana bank yang tidak disalurkan oleh pihaknya mencapai sekitar Rp 1.200 triliun. Pada saat yang sama, dana masyarakat mengalami kenaikan sebesar 16 persen dan kredit 4,9 persen.

“Artinya kalau loan deposit ratio (LDR) nasional 82 persen menuju idealnya 92 persen, itu ada selisih 10 persen jadi ada sekitar Rp 1.200 triliun duit yang tidak disalurkan dalam bentuk kredit secara produktif,” ungkap Sunarso, dikutip dari Republika, Kamis (26/11/2020).

Sunarso menjelaskan, UMKM menjadi segmen paling awal yang terpukul akibat terdampak pandemi. Kondisi ini menjadi tantangan bagi BRI mengingat sekitar 80 persen portofolio kreditnya merupakan UMKM.

“BRI mengarahkan bisnisnya dengan mengikuti stimulus yang diberikan oleh pemerintah dalam bentuk penempatan dana, belanja pemerintah berupa banpres produktif, subsidi gaji, KUR super mikro, subsidi penjaminan, hingga relaksasi restrukturisasi kredit,” jelas dia.

Hingga saat ini, BRI telah merealisasikan stimulus atau restrukturisasi kredit rata-rata dalam waktu 1,5 bulan. Realisasinya mencapai Rp 192,25 triliun yang diberikan kepada 2,98 juta debitur.

Berikutnya penyaluran kredit dari penempatan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) senilai Rp 45 triliun diberikan kepada 1,17 juta debitur, penjaminan kredit UMKM sebesar Rp 6,19 triliun kepada 10.131 debitur,

Sementara itu subsidi bunga UMKM sebesar Rp 3,83 triliun disalurkan kepada 6,5 juta debitur, KUR super mikro Rp 5,2 triliun disalurkan kepada 597 ribu debitur.

"Kita harus fokus supaya stimulus sampai ke masyarakat. Stimulus yang akan meningkatkan demand dan baru kita bisnis kalau ada demand," tandasnya.

Foto: Radarlombok.co.id

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera