Per Agustus, BRI Sudah Restrukturisasi 2,9 Juta Nasabah

2020-09-16 10:02:57

Cashcash Pro Blog – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) telah mengumumkan jumlah nasabah yang telah mendapatkan restrukturisasi kredit hingga akhir Agustus. Pada periode tersebut, nasabah yang kreditnya telah direstrukturisasi oleh BRI mencapai 2,9 juta dengan nilai mencapai Rp 189 triliun.  

Pihak BRI mengatakan, dari seluruh bisnis, tingkat keberhasilan bisnis yang telah direstrukturisasi bisa mencapai 93%. Namun dalam skenario terburuk tingkat, keberhasilan UMKM yang direstrukturisasi paling rendah menurutnya 85%, dan hanya 1% yang diperkirakan menyumbang pada NPL.

"Kita perlu meyakini ketika masa itu datang, ketika covid-19 itu sudah berakhir maka mereka tetap bisa melangsungkan aktivitasnya. Maka tidak ada masa dalam waktu singkat mereka terlanjut menghentikan usahanya atau layoff. Kalau itu terjadi, maka akan memberikan beban terhadap ekonomi Indonesia yang luar biasa, menolong nasabah UMKM juga menolong ekonomi Indonesia," kata Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (16/09/2020).

Bahkan untuk nasabah yang gagal, Haru mengatakan BRI membuka potensi untuk melakukan restrukturisasi kembali jika persyaratannya memungkinkan. Pihaknya disebutkan telah menyiapkan cadangan untuk kemungkinan tersebut.

"Ini harga sebuah krisis, dan ini harus dilakukan kalau kita punya pikiran positif semuanya akan kembali normal," kata dia.

Haru bilang, BRI berupaya agar UMKM dapat meneruskan aktivitas usahanya, dengan restrukturisasi penundaan pembayaran pokok dan bunga, diskon suku bunga menjadi lebih rendah, agar beban mereka dapat berkurang dan digunakan untuk pengembangan bisnis.

"Memang ada sebagian dari mereka yang tidak berhasil untuk memenuhi kewajibannya terhadap BRI maka hal itu berdampak pada peningkatan NPL," jelas dia.

Haru menilai kepercayaan diri dari pelaku usaha terutama mikro semakin positif, terutama untuk tetap tumbuh di tengah pandemi. Bahkan di masa PSBB tahap dua, UMKM diklaim sudah jauh lebih siap.

Haru berharap pada 2021 vaksin covid-19 ditemukan, maka hal tersebut dikatakan bisa menjadi titik balik.

 

Foto: Ist.

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera