Selama Idul Fitri, BRI Catat Lonjakan Transaksi Agen Laku Pandai

2020-05-27 09:42:07

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI mencatat kenaikan transaksi agen Laku Pandai atau BRILink selama libur Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 1441 Hijriah kemarin.

Vice President Divisi Retail Payment Bank BRI Arga Nugraha mengakui transaksi agen laku pandai BRI, yakni BRILink dalam seminggu terakhir mengalami kenaikan, dari rata-rata 1,6 – 1,8 juta menjadi 2,1 juta transaksi per hari.

Kecenderungan masyarakat dalam melakukan transaksi menjelang Lebaran menjadi pendorong utamnya. Selain itu, aturan PSBB di banyak daerah dan larangan mudik membuat masyarakat bertransaksi secara digital.

Meski ada mesin ATM, masyarakat pedesaan disebutkan tetap memilih BRILink karena hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Bank BRI memiliki 20.000 ATM, namun BRILink memberikan keuntungan lantaran dekat dan praktis.

"Apalagi pada banyak kasus, agen kami juga memiliki usaha kelontong misalnya, jadi transaksi bisa dilakukan sembari memenuhi kebutuhan lainnya juga sehari-hari. Bisa kita bayangkan, nasabah semacam ini tidak perlu bersolek terlalu rapi untuk bertransaksi, karena ini layaknya seperti pergi ke warung saja," katanya dikutip Bisnis, Rabu (27/5/2020).

Pada kuartal I/2020 lalu, transaksi ATM tercatat cenderung menurun. Berbeda halnya dengan transaksi e-banking BRI yang mengalami peningkatan.

"Kalau saya hubungkan dengan angka-angka finansial kami di kuartal I kemarin, memang transaksi ATM cenderung turun. Tetapi untuk lebaran, rasanya terlalu awal untuk menyimpulkan demikian," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan transfer dana ke daerah selama lebaran diprediksi naik.

Sebabnya, masyarakat terbatas untuk melakukan mudik sehingga THR cenderung akan disalurkan melalui transfer. "Masyarakat yang tidak mudik dan punya keluarga di daerah bisa dipastikan akan memilih transfer membantu keluarga di daerah, dengan demikian terjadi peningkatan aliran uang ke daerah," katanya.


Foto: Republika.co.id

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera