BTN Gandeng HKI Akselerasi Kawasan Industri

2020-11-27 14:59:48

Cashcash Pro – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan kawasan industri di Tanah air menjadi salah satu andalan pemerintah untuk mendongkrak perekonomian nasional.

Oleh karena itu, BTN dan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menandatangani sebuah bentuk kerja sama untuk akselerasi kawasan industri tersebut dan mendorong kinerja perseroan. 

"Kerja sama ini menjadi wujud dukungan kami untuk akselerasi kawasan industri yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Kami menawarkan berbagai fasilitas perbankan yang dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh HKI," ucap Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar dalam keterangannya dilansir dari Antara, Jumat (27/11/2020).

Hirwandi menambahkan, Bank BTN telah siap menjadi one stop service untuk ekosistem perumahan dengan menyediakan pembiayaan perumahan, infrastruktur, dan industri ikutannya.

Berbagai sektor seperti usaha industri, pergudangan, perdagangan, dan jasa bisa menikmati berbagai layanan dan fasilitas kredit di Bank BTN seperti kredit konstruksi, kredit pemilikan lahan, kredit modal kerja, kredit modal kerja kontraktor, dan kredit investasi yang dapat diakses oleh pengusaha di kawasan industri.

Layanan perbankan lain yang ditawarkan oleh BTN antara lain supply chain financing, bank garansi, dan BTN Solusi.

Hingga September 2020, BTN tercatat telah menyalurkan kredit konstruksi senilai Rp27,87 triliun, atau 10,94 persen dari total kredit. Ini seiring dengan berkembangnya kawasan industri dalam dua tahun terakhir.

Secara nasional, kawasan industri yang tersedia di Indonesia mencapai lebih dari 611 ribu hektare. Pengembangannya masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Kemenperin dalam datanya mencatat ada 121 kawasan industri yang beroperasi dengan luas lahan sebesar lebih dari 53 ribu hektar.

Foto: Bisnis.com

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera