Kelebihan Permintaan, Obligasi BTN Capai Rp 3,14 Triliun

2019-06-28 14:18:37

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengumumkan obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III tahap II yang dilakukan pada pertengahan Juni lalu mendapatkan apresiasi tinggi dari para investor.

Nilai penawaran yang masuk mencapai sebesar Rp 4,11 triliun pada tahap II tersebut. Nilainya lebih tinggi dari target indikatif yang diproyeksikan yakni sebesar Rp 3,14 triliun.

Direktur Utama BTN, Maryono menyebutkan bahwa semua obligasi PUB III Bank BTN pada tahap kedua ini meraih kelebihan permintaan dari para investor sehingga nilainya sangat tinggi.

"Meskipun kondisi pasar modal masih bergejolak selepas Pemilu Presiden dan kondisi ekonomi global terdampak perang dagang, namun minat dari para investor terhadap obligasi BTN cukup besar karena kinerja kami positif di mata investor," katanya seperti dikutip Liputan6, Jumat (28/6/2019).

Seri A yang akan jatuh tempo 8 Juli 2020 menawarkan jumlah pokok sebesar Rp 1,756 triliun dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75 persen per tahun. Seri ini mendapatkan kelebihan permintaan sebesar Rp 256,5 miliar dari target awal sebesar Rp 1,5 triliun.

Sementara Seri B ditawarkan dnegan jumlah pokok sebesar Rp 1,168 triliun dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75 persen per tahun. Seri yang akan jatuh tempo 28 Juni 2022 tersebut disebutkan lebih banyak dibandingkan target awal Rp 803 miliar.

Seri C juga mendapatkan kelebihan permintaan. Seri yang akan jatuh tempo pada 28 Juni 2024 ini berhasil meraih permintaan sebesar 1,219 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 9 persen per tahun. Jumlah ini lebih tinggi yang diproyeksikan sebanyak Rp 835 miliar

Maryono menjelaskan bahwa faktor yang membuat obligasi BTN cukup menarik adalah tingkat bunga yang ditawarkan. Ini karena kecenderungan yield SUN bertenor 1, 3, dan 5 tahun yang menjadi benchmark obligasi PUB III BTN tahap II ini melandai dalam sebulan ini.

Yield dari SUN dengan tenor 1 tahun sebesar 6,46 persen, SUN dengan tenor 3 tahun sebesar 6,88 persen, dan tenor 5 tahun 7,066 persen. Sebelumnya, pada 23 Mei lalu, yield dari SUN dengan tenor 1 tahun masih di atas 6,5 persen. Sementara yang bertenor 2 dan 3 tahun masing-masing 7,24 persen dan 7,65 persen.

Penerbitan obligasi sendiri menjadi bagian dari strategi BTN untuk mengamankan pendanaan jangka panjang untuk penyaluran Kredit Pembiayaan Rumah (KPR) yang menjadi bisnis utamanya.

Bank BTN sendiri telah merencanakan Obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan III sejak Juli tahun 2017 dengan nilai maksimal Rp 10 triliun. Obligasi PUB III BTN tahap I dicatatkan pada tanggal 14 Juli 2017 dengan nilai sebesar Rp 5 triliun.

Dengan tingkat bunga yang menarik, banyak Investor yang mengkoleksi obligasi PUB III tahap II. Sebagian besar investor yang menggenggam obligasi Bank BTN tersebut merupakan perbankan dan perusahaan asset management.

"Dana hasil penerbitan Obligasi PUB III Bank BTN tahap II ini akan digunakan untuk ekspansi kredit guna mengejar target pertumbuhan bisnis tahun ini," ucap dia.

 

Foto: Bisnis.com

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera