Permintaan Tinggi, BTN Siap Tambah Kuota KPR melalui Skema FLPP

2020-11-20 12:18:37

Cashcash Pro  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap menambah jumlah kuota kredit pemilikan rumah (KPR) melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Langkah tersebut diambil oleh bank yang fokus pada pembiayaan perumahan tersebut seiring dengan tingginya minat masyarakat untuk memiliki rumah FLPP.

Direktur BTN Nixon LP Napitupulu berharap ada tambahan kuota KPR subsidi baik melalui skema FLPP, subsidi selisih bunga (SSB), maupun skema KPR bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT).

"Karena kami sangat meyakini permintaan KPR subsidi pada 2021 akan lebih tinggi dari 2020," ucap Nixon dilansir dari Republika, Jumat (20/11/2020).

Nixon menilai sudah sewajarnya kuota FLPP ditambah karena pertumbuhan di sektor perumahan akan mendorong naiknya pertumbuhan industri pendukung dan penyerapan tenaga kerja kembali.

Hingga kuartal III/2020, BTN telah menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp 254,91 triliun. KPR mendominasi dengan nilai Rp 196,51 triliun, naik 1,39 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Sedangkan KPR subsidi tercatat mencapai Rp 116,32 triliun. Nilainya lebih tinggi dibandingkan KPR non-subsidi sebesar Rp 80,18 triliun.

Untuk diketahui, pemerintah sendiri telah menargetkan kuota penyaluran dana FLPP pada tahun ini sebesar 102.500 unit hunian. Adapun dana FLPP yang telah disalurkan untuk 102.665 unit dengan nilai Rp 10,52 triliun atau 100,16 persen dari target.

Masih ada dana FLPP sebesar 4,34 persen dari Rp 11 triliun yang diamanatkan pemerintah kepada PPDPP yang optmis bisa menyalurkan hingga 110 ribu unit.

Foto: Bisnis.com

 

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera