Agustus, OJK Siap Buka Pusat Data Nasabah Fintech Pinjaman Online

2019-07-17 14:24:56

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana membuka Pusat Data Fintech Lending (Pusdafil) dalam waktu dekat ini. Rencananya, fasilitas ini akan beroperasi secara resmi pada Agustus mendatang.

Pusdafil menyediakan informasi terkait nasabah perusahaan teknologi finansial (fintech) pinjaman (lending) di Indonesia. Fungsinya mirip seperti Bank Indonesia (BI) checking atau Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), yang digunakan untuk memeriksa kelayakan nasabah sebelum mengucurkan kredit.

Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi berharap, pusdafil bisa menurunkan risiko pembiayaan fintech pinjaman dalam jangka menengah-panjang.

"Kami targetkan Agustus (diluncurkan). Karena memang kami sudah mengantisipasinya sepanjang tahun ini," katanya dalam acara OJK Watch di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, dilansir dari Katadata, Rabu (17/7/2019).  

Pusdafil sendiri saat ini masih dalam tahap uji coba yang dilakukan OJK bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Hendrikus optimistis, fasilitas bisa beroperasi penuh pada Agustus mendatang.

Melalui Pusdafil, seluruh fintech pinjaman yang terdaftar akan terhubung dengan pusdafil. “Datanya bukan hanya (peminjam) yang masuk daftar hitam (blacklist), tetapi termasuk mereka yang aktif ikut pinjam-meminjam," katanya.

Begitu diluncurkan, Pusdafil memungkinkan fintech pinjaman online untuk mengidentifikasi calon peminjam di platformnya. Contohnya, fintech pinjaman online tidak akan menyetujui pengajuan kredit calon peminjam yang belum melunasi pinjaman di perusahaan lain.

Selain itu, peminjam yang aktif membayar cicilan tepat waktu bisa diidentifikasi. Calon peminjam yang demikian berpeluang memperoleh bunga yang lebih rendah.

Seluruh fintech pinjaman yang terdaftar di OJK disebutkan wajib mengintegrasikan platformnya dengan pusdafil yang nantinya akan terhubung dengan SLIK. OJK baru akan mewajibkan fintech pinjaman bertukar data di SLIK pada 2022.

Dalam mengoperasikan Pusdafil, OJK bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) dan perusahaan asuransi.

"Pusdafil itu targetnya akan menjadi data milik publik yang bisa dimanfaatkan mereka. Tujuan akhir kami sebenarnya mendorong terbentuknya social credit scoring," kata Hendrikus.


Foto: Bisnis.com

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera