Banyak Terima Aduan, OJK Minta Asosiasi Fintech Disiplinkan Anggotanya

2020-11-19 10:07:56

Cashcash Pro Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) OJK, Wimboh Santoso mengungkapkan masih banyak masyarakat yang mengadukan permasalahan terkait dengan fintech lending ke pihaknya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada asosiasi fintech di Indonesia untuk menegakkan kedisiplinan para anggotanya dan menyelesaikan setiap masalah yang timbul karena hal tersebut dibutuhkan.

"Kalau sampai sekian ribu orang merasa dirugikan datang ke OJK, nah ini kami pertanyakan peran SRO (Self Regulatory Organization) ini," kata Wimboh dalam diskusi 1 tahun Institute of Social Economic Digital secara virtual, kamrin dikutip dari Kompas, Kamis (19/11/2020).

Selain itu, Wimboh juga meminta asosiasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Masyarakat disebutkan perlu diedukasi secara terus menerus lantaran masih rendahnya tingkat literasi keuangan digital di Indonesia, yaitu 35,51 persen, sedangkan tingkat inklusi keuangan mencapai 76,19 persen.

Menurut Wimboh, tidak sejajarnya tingkat inklusi dengan tingkat literasi membuat masyarakat rentan tertipu, utamanya masyarakat pedesaan yang baru menggunakan aplikasi keuangan digital.

"Untuk itu kami harapkan peran SRO melakukan di lapangan termasuk edukasi, menyelesaikan dispute, mendisiplinkan pelakunya. Kami sepakat bahwa ada code of conduct, yang bandel tolong di-enforce," ujar dia.

Wimboh menyatakan pihaknya akan mendukung dan memfasilitasi langkah asosiasi untuk menegakkan kedisiplinan tersebut melalui beragam regulasi yang menjadi acuan fintech dalam menawarkan layanannya.

"Platform-nya seperti apa, kita fasilitasi. Yang penting SRO ini harus selesaikan, harus menegakkan kedisiplinan semua," tutup Wimboh.

Foto: Vibiznews.com

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera