Bertambah 15, Jumlah Fintech Lending Terdaftar di OJK Jadi 128

2019-08-14 10:40:49

Industri keuangan yang diisi fintech peer-to-peer (P2P) lending atau perusahaan keuangan yang menyelenggarakan layanan pinjaman online kehadiran belasan pemain baru. Dalam data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terbaru, jumlah fintech yang terdaftar kini bertambah 15 perusahaan.

Bertambahnya belasan fintech lending yang terdaftar di OJK tersebut tercatat hanya dalam dua bulan saja. Sehingga jumlah fintech lending yang terdaftar menjadi 128 perusahaan per Agustus ini.

Fintech lending baru apa saja yang sudah mengantongi status terdaftar? Berikut daftar selengkapnya sebagaimana dilansir CNBC Indonesia dari OJK:

1. PT Qazwa Mitra Hasanah (qazwa)
2. PT Maslahat Indonesia Mandiri (bsalam)
3. PT Semangat Gotong Royong (Dhanapala)
4. PT Teknologi Indonesia Sentosa (Onehope)
5. PT Digital Yinshan Technology (LadangModal)
6. PT Cerita Teknologi Indonesia (Restock)
7. PT Anugrah Digital Indonesia (Solusiku)
8. PT Pendanaan Gotong Royong (PinjamDisini)
9. PT Info Tekno Siaga (AdaPundi)
10. PT Satrio Jaya Persada (Tree+)
11. PT Fintech Bina Bangsa (Edufund)
12. PT Assetku Mitra Bangsa (Assetkita)
13. PT Smart Karya Digital (Finanku)
14. PT Digital Quantum Tek (Tunasaku)
15. PT Plus Ultra Abadi(Uatas)

Ada pun dari 128 fintech lending resmi di Indonesia, hanya ada tujuh fintech yang statusnya berizin. Mereka adalah PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas), PT Investree Radihika Jaya (Investree), PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), PT Creative Mobile Adventure (KIMO).

Selanjutnya ada PT Digital Alpha Indonesia (UangTeman), PT Indo Fin Tek (Dompet Kilat), dan PT Toko Modal Mitra Usaha (Toko Modal).

Dan berikut adalah daftar 113 fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK sebelumnya:

 

Foto: Istimewa

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera