Fintech Kini Bisa Bersaing dengan Bank Berkat Lisensi Bank Digital

2019-09-10 09:41:27

Perusahaan keuangan berbasis teknologi yang lebih dikenal dengan fintech kini tidak bisa dipandang sebelah mata oleh perbankan konvensional. Keberadaannya kini menjadi ancaman dan saingan nyata bagi perbankan tersebut.

Pasalnya ada fintech yang sudah mengantongi lisensi bank digital dari regulator. Lisensi tersebut memungkinkan fintech untuk bertindak seperti halnya bank, yaitu menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya sebagai pinjaman kepada masyarakat.

Ada pun fintech yang sudah memperoleh lisensi bank digital adalah Xinja Bank di Australia. Dengan lisensi tersebut, fintech ini akan menantang dominasi empat bank terbesar di Negeri Kangguru itu.

"Kami ingin masyarakat memiliki alternatif nyata dari bank incumbent," ucap Eric Wilson Chief Executive Xinja Bank, seperti dikutip CNBC Indonesia dari Reuters, Selasa (10/9/2019).

Xinja Bank dilaporkan akan mengembangkan produknya mulai dari kartu prabayar hingga akun bank. Selain itu, fintech ini juga berencana akan membuat produk pinjaman kredit pada kuartal I-2020.

Lisensi bank digital atau online sendiri merupakan tren baru di Asia. Sejumlah negara Asia yang akan menerbitkan lisensi bank digital ini adalah Singapura dan Hong Kong.

Singapura sudah memulai proses untuk mengeluarkan hingga lima lisensi bank digital sejak bulan lalu. Salah satu perusahaan yang tertarik Grab Holding, startup ride hailing. Sedangkan Hong Kong dijadwalkan akan meluncurkan bank virtual pada tahun ini.

Dengan adanya lisensi bank digital, fintech kini bisa bersaing secara langsung dengan bank karena sudah memiliki izin untuk mengumpulkan dana dari masyarakat dan menyalurkan kredit.

 

Foto: Australianfintech.com.au

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera