Pinjaman Tanpa Jaminan dari Koperasi

2019-08-13 13:05:13

Koperasi, seperti diketahui merupakan salah satu organisasi ekonomi paling dekat dengan masyarakat yang dijalankan dengan asas kekeluargaan. Kemudahan meminjam dari koperasi yang bisa dirasakan masyarakat adalah tanpa agunan atau jaminan seperti yang disyaratkan pemberi kredit lainnya.

Koperasi yang dibangun masyarakat bisa membantu dan mensejahterakan anggotanya, salah satunya dengan memberikan pendanaan. Biasanya koperasi jenis ini adalah koperasi simpan pinjam.

Ada beberapa jenis koperasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat seperti dikutip dari cekaja.com, antara lain:

1. Koperasi produksi, yang berfungsi menyediakan berbagai bahan baku kegiatan proses produksi para anggotanya.
2. Koperasi konsumsi, yakni koperasi yang menjual barang kebutuhan sehari-hari seperti beras, telur, gula, tepung hingga gula kepada para anggotanya.
3. Koperasi pemasaran, yang didirikan guna membantu para anggota yang punya usaha untuk mendistribusikan barang atau jasanya hingga ke konsumen.
4. Koperasi serba usaha, yaitu koperasi yang di dalamnya terdapat berbagai usaha, serta

5. Koperasi simpan pinjam, yakni koperasi yang menyediakan pinjaman dana sekaligus tempat menyimpan uang dari masyarakat.

Syarat-syarat pinjaman koperasi tanpa jaminan

1. Menjadi anggota koperasi
2. Warga Negara Indonesia
3. Membayar simpanan pokok dan simpanan wajib sesuai ketentuan yang berlaku

4. Patuh terhadap anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan peraturan yang berlaku dalam koperasi

Jika persyaratan di atas telah terpenuhi, maka kamu bisa secara mudah meminjam dana ke koperasi tanpa agunan. Setelah itu, kamu hanya tinggal mengisi formulir, dan menyerahkan fotokopi identitas diri.

Tips memilih pinjaman koperasi tanpa jaminan

1. Cek nik.depkop.go.id

Untuk lebih detailnya apakah koperasi sudah punya legal dari pemerintah, maka kamu bisa cek situs nik.depkop.go.id. Situs yang dioperasikan Kementerian Koperasi dan UKM ini memuat data berbagai koperasi yang sudah berbadan hukum di setiap daerah. Data yang ditampilkan lengkap mulai dari nomor badan hukum, tanggal badan hukum, alamat koperasi hingga sertifikat koperasi.

2. Pastikan ada rapat tahunan

Selain itu, kamu juga harus memastikan apakah koperasi yang kamu ikuti rutin menggelar rapat tahunan atau tidak. Jika masih rutin berarti koperasi yang kamu ikuti tergolong masih aman.

3. Intip pembagian SHU

Sebagai calon anggota koperasi, kamu juga berhak memastikan apakah dalam beberapa tahun terakhir ada aktivitas yang dilakukan. Paling tidak koperasi harus menyampaikan anggaran sisa hasil usaha (SHU). Dan yang juga penting adalah memastikan bahwa koperasi harus merekrut anggota secara terbuka dengan jumlah kesepakatan minimal 20 orang.

Semakin banyaknya koperasi baik konvensional dan online, memang memberikan kemudahan. Namun, kamu juga harus tetap waspada dan hati-hati. Pasalnya, kasus penipuan hingga investasi bodong yang mengatasnamakan koperasi semakin marak terjadi. Maka, pintar-pintarlah dalam memilih koperasi simpan pinjam.


Foto: Istimewa

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera