Bagaimana Perusahaan Pinjol Menyiasati Kredit Macet?

2019-05-21 14:47:55

Menurut Direktur Pengaturan, Pengawasan, dan Perizinan Fintech OJK Hendrikus Passagi, secara kualitas penyaluran pembiayaan oleh perusahaan Peer to Peer (P2P) lending menunjukkan performa yang semakin membaik. 

Perusahaan financial technology peer to peer lending atau pinjaman online semakin hari semakin banyak yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sudah tentu pula layanan penyedia pinjaman tersebut harus mempunyai berbagai cara untuk menghindari non performing loan alias kredit macet.

Mungkin Anda sering bertanya bagaimana strategi layanan pinjaman online mengantisipasi kredit macet? Salah satu dari banyak cara adalah dengan menyasar nasabah ibu-ibu alias emak-emak.

Tingkat NPL (Non Performing Loan) peer to peer lending saat ini terus menunjukkan kinerja yang baik. Salah satu layanan peer to peer lending PT Esta Kapital Fintek mengaku menyasar nasabah ibu-ibu yang notabene punya tingkat NPL yang lebih rendah. Bahkan, per awal Mei 2019 posisi NPL perusahaan P2P dengan fokus nasabah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mayoritas dikelola emak-emak atau ibu-ibu ini hanya 0,73%.

Dikutip dari detik.com, hingga awal Mei 2019 Esta Kapital telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp50,96 miliar yang disebar kepada lebih dari 14.600 wanita dari keluarga pra sejahtera di Pulau Jawa hingga daerah-daerah pelosok Indonesia Timur seperti Masamba, Palopo, Maluku, Kolaka, dan Takalar. Menurut Ketua Harian Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia, Kuseryansyah, tingkat kesadaran wanita untuk membayar utang memang lebih tinggi dari kaum pria.

Selain itu ada juga perusahaan fintech yang menerapkan sistem tanggung renteng seperti PT Amartha Mikro Fintek (Amartha). Misalnya untuk angsuran mingguan, jika ada yang belum bisa membayar, maka anggota lain patungan untuk membantu, yang mereka namakan tanggung renteng. Nah cara penggantiannya seperti apa ? Bisa dengan uang, bisa juga dengan cara mengirimkan nasi uduk atau makanan apapun ke 14 orang yang sudah patungan. Sehingga dengan cara seperti itu, terciptalah gotong royong dengan kearifan lokal.

Pemberian pelatihan dan pendampingan kepada para peminjam, serta penguatan ekosistem bisnis juga merupakan langkah-langkah serius yang dilakukan untuk menekan angka NPL. Banyak layanan pinjaman yang melakukan berbagai inovasi berkelanjutan bagi bisnis peer to peer lending ini.

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera