Agar Tak Terlilit Utang Saat Ngajuin Pinjaman Online

2019-07-11 11:35:46

Tidak ada seorang pun yang tahu tentang kebutuhan mendesak yang datang secara tiba-tiba. Hal tersebut rupanya membuat sebagian masyarakat menjadi panik dan juga bingung dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

Salah satu solusi yang sudah banyak digunakan adalah pinjaman online. Orang-orang akan mencari cara yang cepat, mudah, dan aman dalam mendapatkan dana untuk memenuhi kebutuhan mendesak tersebut.

Saat ini, lembaga penyedia pinjaman online banyak digandrungi oleh sebagian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sejumlah dana, karena prosesnya yang aman,cepat dan juga mudah. Namun, di balik itu semua, ternyata masih banyak juga yang ragu karena takut terlilit utang dan tidak sanggup melunasinya dengan tepat waktu.

Dikutip dari swara.tunaiku.com, berikut adalah beberapa tips ampuh supaya kamu tidak akan terlilit utang saat meminjam uang dari lembaga penyedia pinjaman online.

1. Hitung kemampuan finansialmu sebelum mengambil pinjaman online

Sebelum memutuskan meminjam online, persiapkan dulu mengenai kemampuan finansialmu. Hitung kemampuan finansialmu, apakah bisa untuk menutupi biaya cicilan dari pinjaman online yang akan kamu tanggung di kemudian hari.

Sebaiknya, kamu hanya mengalokasikan penghasilan bulanan untuk membayar cicilan tidak lebih dari 30%

Jika kamu sudah yakin dengan kemampuan finansialmu, baru deh kamu bisa mengajukan pinjaman online

2. Usahakan jangan mengambil pinjaman online saat kamu masih memiliki cicilan di tempat lain

Sebelum mengajukan aplikasi pinjaman online ke sebuah lembaga pinjaman, pastikan terlebih dahulu bahwa kamu tidak memiliki tanggung jawab atau cicilan lain yang masih harus dibayarkan. Kenapa? Supaya kamu tidak akan terlilit utang ataupun gali lubang tutup lubang.

Hal tersebut rentan sekali terjadi jika kamu memiliki tanggung jawab cicilan di lebih dari satu tempat. Tentunya kamu akan kesulitan dalam membayar cicilan, sebab uang dari penghasilanmu, sebagian besar hanya akan terserap untuk membayar cicilan dan tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar lainnya.

3. Meminjam untuk kebutuhan, bukan untuk keinginan

Kamu harus bisa membedakan mana yang dibutuhkan dan mana yang diinginkan. 

Kebutuhan adalah sesuatu yang harus dipenuhi, sedangkan keinginan adalah sesuatu yang sifatnya sesaat atau sebagai impian. Dan tentunya pemenuhannya tidak harus segera terealisasi.

Dapat terlihat jelas bagaimana perbedaan antara kedua istilah tersebut. Hal itu tentunya bisa kamu terapkan sebelum mengambil pinjaman online.

4. Pilih lembaga pinjaman yang telah terdaftar OJK

Jika kamu sudah mantap dan yakin untuk mengambil pinjaman online, saatnya kamu memilih salah satu lembaga penyedia pinjaman online. Tetap berhati-hati dalam memilih sebuah lembaga penyedia pinjaman. Karena, lembaga yang aman pastinya akan memberikan fasilitas yang transparan dan juga tidak akan menyulitkan para nasabahnya.

Pastikan dan teliti kembali mengenai besaran bunga dan juga seluruh biaya yang dikenakan. Lembaga yang aman akan memberikan bunga dengan nilai yang wajar serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

5. Tentukan jumlah pinjaman dan tenor sesuai dengan kemampuanmu

Saat kamu mengajukan nominal pinjaman, tentukan dan pastikan terlebih dahulu nominal tersebut memang sesuai dengan kemampuanmu. Karena, semakin besar jumlah pinjaman dan tenornya, semakin besar pula nilai bunga yang harus kamu bayarkan.

Kamu harus hitung dulu berapa dana yang kamu butuhkan, kemudian kamu cocokkan dengan uang dari penghasilan bulanannmu. Jangan sampai, uang penghasilanmu ternyata tidak bisa menutupi biaya dari cicilan tersebut.


Foto: swara.tunaiku.com

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera