Buat Dana Darurat, Lebih Baik Pinjam Online atau Tarik Tunai Kartu Kredit?

2019-07-15 14:12:08

Ketika sedang butuh dana darurat, dan dihadapkan pada dua pilihan, mana yang akan kamu pilih? pinjam uang online atau tarik tunai kartu kredit?

Jangan buru-buru dulu memutuskan, kamu harus berpikir dengan tenang dan mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari kedua solusi kebutuhan dana yang cukup besar ini. Yuk, simak perbandingan keduanya!

1. Pengertian pinjaman uang online dan tarik tunai kartu kredit

Salah satu solusi pinjaman uang yang booming saat ini adalah pinjaman online. Kamu bisa dengan mudah mendapatkan uang tanpa perlu repot pergi ke bank. Hanya dengan mendaftar pada situs penyedia jasa pinjaman online atau aplikasi, lalu unggah dokumen-dokumen yang diperlukan, tunggu maksimal 3x24 jam. Jika disetujui, uangnya bakal ditransfer ke rekening kamu dan tanpa agunan, lho. Mudah, bukan?

2. Suku bunga yang dibebankan

Pinjaman uang online memiliki suku bunga yang bermacam-macam, tergantung penyedia jasanya. ada yang 1% per hari hingga 3% per bulan. Bunga yang dibebankan ini sebanding dengan kemudahannya dalam mendapatkan pinjaman uang, seperti beberapa penyedia pinjaman uang online yang hanya memerlukan KTP untuk mencairkan dana.

Sedangkan Suku bunga kartu kredit sudah ditetapkan oleh Bank Indonesia, yaitu maksimal 2,25% per bulan atau 26,95% per tahun dan bunga ini bisa menjadi bunga bertahap jika kamu tidak melunasi utang kamu.

3. Batas pinjaman

Dalam pinjaman bunga online, batasan jumlah uang yang diberikan berbeda-beda sesuai dengan kebijakan perusahaan penyedia pinjaman online-nya. Misalnya disediakan limit pinjaman hingga 20 juta rupiah, maka kamu bisa mengajukan sampai limit maksimal.

Sedangkan kartu kredit memiliki limit yang dibebankan pada setiap jenis kartu kredit yang kamu miliki. Hal ini menjadikan penarikan uang menggunakan kartu kredit cenderung lebih kecil daripada pinjaman uang online.

4. Biaya lain-lain yang dibebankan

Dalam pinjaman uang online, selain bunga juga dibebankan biaya lainnya, misalnya biaya administrasi yang bervariasi tergantung pada penyedia layanan. Selain itu, terdapat biaya persetujuan kredit yang biasanya sebesar 2% dan sudah dipotong langsung dari uang yang akan dipinjam.

Kartu kredit juga ada biaya tambahannya berupa biaya administrasi yang nominalnya kurang lebih 4% dari nominal tarik tunai atau Rp60 ribu per transaksi tergantung mana yang lebih besar. Jadi, sebaiknya kamu pertimbangkan dulu mana yang lebih menguntungkan saat akan meminjam uang, jangan sampai kamu justru rugi karena biaya administrasinya lebih besar daripada uang yang kamu pinjam.

5. Pelunasan

Pinjaman online memberlakukan mekanisme pelunasan yang berbeda-beda sesuai kebijakan penyedia jasa pinjaman. Pada perusahaan fintech ada yang pembayaran cicilannya dilakukan dengan transfer ke bank rekanan perusahaan. Sedangkan untuk tenor pelunasan pada pinjaman uang online juga bervariasi, mulai dari 30 hari hingga 20 bulan. 

Tarik tunai kartu kredit pelunasannya adalah sekaligus dengan total tagihan kartu kredit tiap bulannya. Jika kamu nggak membayarnya, kamu akan dikenakan bunga bertahap yang menjadi tanggungan hutang semakin menumpuk.

Itu dia kelebihan dan kekurangan pinjaman uang online dan tarik tunai kartu kredit. Pada dasarnya kembali pada kebutuhan dan kemampuan masing-masing. 

Jika kamu hanya sanggup dengan pembayaran cicilan, sebaiknya ambil pinjaman online dengan tenor beberapa bulan. 

Namun, jika kamu mampu membayar langsung keseluruhan tagihan pada bulan depannya, tarik tunai kartu kredit bisa menjadi solusi.


Foto: pinjamankta.co.id


Foto




Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera