Masa Depan Fintech RI Ditentukan 2 Hal Ini

2021-01-04 14:49:50

Jakarta, Cashcash Pro - Memasuki tahun 2021, diperkirakan industri financial technology akan tetap berkembang. Ekonom dan juga bagian dari Indonesia Fintech Society (Ifsoc), Yose Rizal Damuri menyebutkan jika tahun depan menjadi masa penentu bagi industri fintech untuk tahun-tahun berikutnya.

Dia menuturkan untuk Outlook 2021 ada beberapa catatan yang berhubungan dengan fintech. Pertama adalah aturan RUU Perlindungan Data Pribadi serta P2P Lending yang kemungkinan akan merubah industri.

"Ifsoc berpandangan UU Perlindungan Data Pribadi segera bisa diselesaikan dan disahkan secepat mungkin. Perlindungan konsumen bisa menjadi semakin baik ke depannya," kata dia, dalam Catatan Fintech 2020+ Outlook Fintech 2020, Selasa (29/12/2020), dilansir via Kontan.

Selain itu kemungkinan adanya aturan baru soal P2P lending yang menurutnya jadi upaya OJK untuk mengkoordinasi dengan semua pihak dalam berjalannya pengawasan.

Menurutnya kedua regulasi itu harus mengedepankan keseimbangan juga dari sisi inovasi dan inklusi. Menurutnya jangan sampai aturan baru bisa mengurangi manfaat inklusi itu sendiri nantinya.

"Dua kebijakan baru akan membentuk tren fintech tahun 2021, tentunya kemungkinan akan kebijakan lainnya," ungkap Yose.

Sementara itu dia juga menyoroti soal bank digital. yang menurutnya akan berkembang dengan sangat pesat. Sebab pemainnya tidak hanya dari perbankan namun juga dari startup untuk ikut dalam persaingan bisnis di industri tersebut.

Menurutnya tren perkembangan digital bank akan meningkatkan inklusi keuangan . Selain itu juga menjadi penari pemain lain dalam industri tersebut.

"Tentunya mengharapkan akan ada regulasi OJK. Memiliki pendekatan principal base, manajemen resiko. Karena tentunya membutuhkan keseimbangan inovasi serta inklusi terhadap perlindungan konsumen," kata Yose.

Foto: Ist.



Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera