Do-It Luncurkan Produk Syariah dan Angkat Dewan Pengawas Syariah Rekomendasi MUI

2019-06-20 16:36:25

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) sebelumnya mengimbau masyarakat untuk hanya mengajukan pinjaman melalui perusahaan fintech peer to peer lending yang terdaftar dan diawasi OJK serta aktif di AFPI.

Salah satu perusahaan fintech P2P lending yang terdaftar dan diawasi OJK serta aktif di AFPI adalah Do-It. Mereka telah terdaftar di OJK sejak 23 Mei 2018 dengan No S-358/NB.213/2018 serta aktif sebagai anggota AFPI.

Belum lama ini, Do-It juga masuk sektor pembiayaan syariah. Melalui produk syariah yang diluncurkan pada Mei lalu itu, mereka memberikan pembiayaan kepada masyarakat dengan cara dan prinsip halal sesuai kaidah Syariah tanpa riba.

“Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, potensi produk Syariah di Indonesia sangat luas. Produk Do-It Syariah ini merupakan wujud nyata kami untuk mendorong pertumbuhan sektor produktif di Indonesia, menjadi sumber kesejahteraan umat dan meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat, ” kata Direktur Do-It Kadi Kusuma dikutip dari Kontan.co.id, Kamis (20/6/2019).

Do-It Syariah sendiri sudah diakui Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia. Mreka lantas juga telah mengangkat Drs. Hamid Farihi, MA sebagai Ketua dan Dr. Ahmad Zain An Najah, MA sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah yang direkomendasikan MUI.

Produk syariah dari Do-It ini menggunakan akad-akad yang sesuai dengan Fatwa DSN-MUI yakni Akad Murabahah dan Akad Wakalah (Ujrah). Oleh karena itu, produk Syariah Do-It dapat beroperasi karena sudah mengantongi persetujuan Dewan Pengawas Syariah.

Do-It Syariah merupakan hasil kerja sama antara Do-It dengan StickEarn, perusahaan yang menyediakan layanan iklan di bodi kendaraan. Pembiayaan modal kerja dari Do-It tersedia untuk para pengemudi mitra StickEarn dengan sistem syariah tanpa bunga.  

Pinjaman modal kerja dari Do-It Syariah untuk pembelian bensin, e-toll, oli dan berbagai macam kebutuhan lain. Do-It Syariah berharap bisa menggerakkan ekonomi Syariah khususnya di sektor teknologi finansial.


Foto: Do-it.id

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera