Ekonomi Syariah Indonesia Naik ke Peringkat 4

2020-11-20 10:29:10

Cashcash Pro Indonesia tercatat sebagai salah negara dengan ekonomi syariah terbesar di dunia. Bahkan peringkat negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia terus meningkat dari tahun ke tahun.

Dari data The State of Global Islamic Indicator Report 2020/2021 yang baru dirilis November ini, ekonomi syariah Indonesia berada di peringkat keempat dunia, naik dari sebelumnya di peringkat 5 pada 2019 dan peringkat 10 pada 2018.

"Tentunya hal ini harus kita syukuri, mengingat laporan menunjukkan perbaikan-perbaikan signifikan dalam ekonomi dan keuangan syariah nasional," kata Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat dikutip dari Kompas, Jumat (20/11/2020).

Dalam data yang sama, Indonesia masuk dalam 10 besar di semua kategori yaitu makanan dan minuman halal, pariwisata ramah muslim, media dan rekreasi bertema islami, obat-obatan dan kosmetik halal, serta keuangan syariah. Pada 2019, Indonesia masuk 10 besar di 3 kategori yaitu keuangan syariah, pariwisata ramah muslim, dan modest fashion.

Sutan berkata peningkatan ini tak lepas dari peran stakeholder terkait, baik pemerintah, regulator, hingga masyarakat Indonesia. "Meningkatnya peringkat indonesia salah satunya merupakan hasil dari awareness regulator dan seluruh stakeholder," ungkap dia.

Pada kategori makanan dan minuman, peringkat Indonesia naik signifikan yaitu menjadi peringkat 4 dari dari sebelumnya hanya masuk dalam 10 besar.

Demikian juga pada kategori kosmetik dan farmasi halal, Indonesia berada di peringkat ke-6, serta media dan rekreasi di peringkat ke-5. Pada dua kategori ini, Indonesia sebelumnya tak masuk dalam 10 besar.

Sementara pada kategori modest fashion muslim, Indonesia tetap berada di peringkat ke-3, pada kategori pariwisata ramah muslim, peringkatnya turun ke peringkat 6, serta kategori keuangan syariah, peringkat Indonesia turun dari posisi ke-5 menjadi posisi ke-6 lantaran terdampak pandemi.

Menurut Sutan, Indonesia perlu memanfaatkan peningkatan signifikan ini karena negara dengan penduduk mayoritas non muslim telah menjadikan ekonomi syariah sebagai kebangkitan ekonomi negaranya.

Beberapa negara tersebut antara lain Inggris, Jepang, Korea, dan Thailand yang mengembangkan pariwisata ramah muslim di negaranya masing-masing.

Foto: Ist.

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera