Maybank: Perbankan Syariah Butuh Infrastruktur Teknologi yang Memadai

2020-07-02 15:23:57

Perbankan syariah di Indonesia diklaim punya potensi yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Hal tersebut disampaikan oleh perusahaan bank asal Malaysia, Maybank Indonesia.

Bahkan dalam kondisi pasar yang melemah akibat pandemi global, Maybank memprediksi perbankan syariah masih tetap dapat memberikan kontribusi dalam perekonomian nasional.

Untuk dapat merealisasikan kontribusi dan perannya, Maybank mengatakan perbankan syariah membutuhkan dukungan infrastruktur teknologi dan investasi yang memadai.

"Seperti di antaranya regulasi, kesiapan teknologi, investasi sumber daya guna melakukan penetrasi pasar dan penyediaan solusi keuangan berbasis syariah yang menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan bisnis saat ini," ujarnya Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria mengatakan saat webinar dikutip dari Tribunnews, Kamis (2/7/2020).

Dia mengungkapkan, Maybank Indonesia melalui Unit Usaha Maybank Syariah sejak 2014 telah menjalankan strategi Shariah First. Itu adalah inisitiatif menyediakan solusi keuangan berbasis syariah untuk diperkenalkan kepada masyarakat luas.

"Inisiatif ini telah memberi kontribusi 20 persen terhadap aset Maybank Indonesia dan membawa Maybank Indonesia menjadi salah satu bank yang melakukan pembiayaan syariah pada sejumlah proyek strategis termasuk di bidang infrastruktur, pertambangan, transportasi udara dan pengelolaan bandara," terangnya.

Di tengah kondisi yang penuh tantangan seperti saat ini, Taswin mengatakn berbagai inovasi dan solusi berbasis teknologi digital membantu mempercepat proses adaptasi masyarakat dalam penggunaan teknologi tersebut.

"Hal ini mampu menggerakkan kembali perputaran ekonomi pada sektor ritel, termasuk food & beverage, melalui e-commerce serta sektor perbankan untuk memenuhi kebutuhan transaksi finansial melalui pemanfaatan teknologi tersebut," tututnya.


Foto: Maybank

 

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera