Usai Merger, BRI Syariah Akan Gelar RPSULB Awal November

2020-10-16 10:05:39

Cashcash Pro Blog – PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS) telah resmi menerima proses merger dan penggabungan entitas dengan dua bank syariah BUMN lain yaitu BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri.

Menyusul hal tersebut, BRIS berencana untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 5 November 2020 di Hotel Ibis Styles, Jakarta, dengan agenda perubahan susunan pengurus Perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), agenda rapat ini berdasarkan ketentuan Pasal 94 dan/atau Pasal 111 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Pasal 17 ayat 13 dan/atau Pasal 20 ayat 12 Anggaran Dasar Perseroan.

"Yang mengatur bahwa Anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perseroan diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan," kata BRIS dikutip dari Bisnis.com, Jumat (16/10/2020).

Dalam Pasal 14 ayat 15 huruf (c) Anggaran Dasar Perseroan, Pemegang Saham yang berhak hadir dalam RUPS adalah pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atau pemilik saldo rekening efek di Penitipan Kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 13 Oktober 2020, pukul 16.15 WIB.

Bagi yang berhalangan hadir, pemegang saham dapat diwakili oleh kuasanya dalam Rapat dengan membawa Surat Kuasa yang sah, dengan ketentuan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris dan karyawan Perseroan dapat bertindak selaku kuasa pemegang saham Perseroan dalam Rapat, namun suara yang mereka keluarkan tidak diperhitungkan dalam pemungutan suara.

Sesuai aturan POJK Nomor 15/POJK.04/2020 dan dalam upaya pencegahan Covid-19, BRIS mengimbau Pemegang Saham dapat memberikan kuasa secara elektronik untuk hadir dan memberikan suara dalam Rapat kepada penerima kuasa yang ditunjuk oleh Perseroan melalui Fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI) yang dikelola oleh KSEI sebagai mekanisme pemberian kuasa secara elektronik (e-Proxy) dalam proses penyelenggaraan Rapat.

Mekanisme e-Proxy tersedia bagi Pemegang Saham yang berhak hadir dalam Rapat sejak tanggal Pemanggilan Rapat sampai dengan satu hari kerja sebelum hari penyelenggaraan RUPSLB yaitu Rabu 4 November 2020, pukul 12.00 WIB.


Foto: Wartaekonomi.co.id

Blog terkait

Unduh Sekarang Pinjam Segera
Unduh Sekarang Pinjam Segera